” Tak kenal makanya tak sayang ”, Tak sayang makanya tak Cinta ” ...
itulah sedikit petikan peribahasa / lagu yang mungkin sering kita dengar di bangku sekolah dulu, tapi walau sedikit tapi dalam maknanya artinya perbanyak silaturrahmi ke donatur lebih-lebih ke yatim, dan peribahasa itulah yang di dengungkan oleh rombongan Yatim Mandiri Pasuruan waktu berkunjung ke panti Miftakhul Ulum. Ds. Tampung kec. Lekok dalam rangka sosialisasi program dan pemberian uang saku yatim, qur’an terjemah. Sabtu ( 10 / 4 )
Panti yang di asuh oleh Ust. Jamil dan sekretarisnya Ust. Shomad ini memang tergolong unik dan maju karna walaupun panti dan asramanya kecil tapi ada sekolahannya, dan sambutannya luar biasa karna semua adik adik yatim dan pengurus serta Pengasuh sudah menunggu kedatangan rombongan Yatim Mandiri..itu pertanda bahwa kehadiran Yatim Mandiri memang sangat berarti.
Dalam sambutannya Ust. Jamil selaku pengasuh panti Miftakhul Ulum Ds. Tampung lekok yang berdiri di th 1997 ini sangat senang dan bersyukur sekali, karna dengan adanya Yatim Mandiri ini bisa membantu yatim yang di panti / non panti yang selama ini di alami adalah pendidikan artinya : masyarakat di sini umumnya tidak berminat dalam sekolah yang penting itu kerja, semoga nanti bisa semangat kesana nantinya dan terima kasih atas bantuan saku, qur’an , dan aqiqohnya, semoga para donatur yang telah membantu di balas oleh Nya dengan yang berlipat-lipat serta di kabulkan semua hajatnya.. yang kemudian di fatikhai dan di amini oleh semua pengurus panti, Yatim Mandiri dan anak-anak yatim.
Acara kunjungan itu tambah meriah karna selalu di beri kuis dan tanya jawab, sehingga ruangan yang sederhana dan tidak seberapa besar menjadi indah dengan tawa ria anak-anak yatim, dan diakhiri pemberian uang saku , qur’an terjemah dan titipan aqiqoh donatur, semoga dengan kunjungan ini anak yatim di panti Miftakhul Ulum tambah semangat, dan bisa mandiri semua lewat program-program dari Yatim Mandiri ( Si dul, Qur’an, Guru panti, Ota,dll) .tambah Muslichudin S.Ag selaku Kepala Cabang Yatim Mandiri Pasuruan setelah sambutan dan pengenalan semua stafnya.
Senin, 28 Juni 2010
GURU YATIM HARUS PROFESIONAL
REKTOR Universitas Islam As. Sholach ds. Kejeron kec. Gondangwetan Pasuruan A. Adip Muhdi S.Ag, M.H.i . Membahas begitu pentingnya profesionalnya seorang guru apalagi berurusan dengan yatim, yang di sampaikan pada pembinaan guru pada Senin (05/04/2010) di kantor Yatim Mandiri Cabang Pasuruan .
Dalam Sambutannya sebelum pembinaan , Kepala Cabang Yatim Mandiri Pasuruan Muslichudin S.Ag menyampaikan bahwa pembinaan guru ini bertujuan untuk memperkuat silaturrahmi dan menambah wawasan guru serta semangat juang yang tinggi dalam mencerdaskan anak yatim, sementara itu dalam materinya A. Adip Muhdi S. Ag. M.H.i mengatakan bahwa menjadi seorang guru itu harus professional yang ciri2nya : sabar, ikhlas, kompeten, manajemen diri dan ilmunya bagus, maksimal ikhtiarnya (lahir/batin) sehingga dalam prakteknya guru dan murid bisa merasakan sinergi kenyamanan dan keberha silan, karna guru yang professional itu bisa tahan banting,dan maksimal dalam proses mengajar artinya guru tidak boleh berfikir apa yang saya dapat tapi apa yang bisa saya berikan.
Dalam acara pembinaan itu dihadiri oleh semua guru yang berjumlah 23 orang per maret ini dengan serius dan antusias karna dari penyampaian materi tidak kurang dari 8 orang peserta yang bertanya kepada narasumber betapa pentingnya peran guru yang professional dalam pendidikan, beliau juga menambahkan “ bahwa hendaknya guru hanya berfikir bagaimana ilmunya bisa masuk ke murid dengan baik itu saja, sedang yang lain itu urusannya kepala lembaga/ sekolah itu.( memfasilitasi dengan baik ) “ kalau sudah demikian ingsyaAllah akan bagus dampaknya pada semuanya.
Acara diakhiri dengan doa dan pembagian seragam yang di motori / inisiatif dari guru2 sendiri.. Dan ingsyaAllah ada rencana untuk study tour dari guru Bantu yatim ke MEC dan Pusat supaya mengetahui lebih dalam tentang Yatim Mandiri, MEC dan yang berkaitan dengannya,semoga lebih baik dan betul betul professional Amien..
Dalam Sambutannya sebelum pembinaan , Kepala Cabang Yatim Mandiri Pasuruan Muslichudin S.Ag menyampaikan bahwa pembinaan guru ini bertujuan untuk memperkuat silaturrahmi dan menambah wawasan guru serta semangat juang yang tinggi dalam mencerdaskan anak yatim, sementara itu dalam materinya A. Adip Muhdi S. Ag. M.H.i mengatakan bahwa menjadi seorang guru itu harus professional yang ciri2nya : sabar, ikhlas, kompeten, manajemen diri dan ilmunya bagus, maksimal ikhtiarnya (lahir/batin) sehingga dalam prakteknya guru dan murid bisa merasakan sinergi kenyamanan dan keberha silan, karna guru yang professional itu bisa tahan banting,dan maksimal dalam proses mengajar artinya guru tidak boleh berfikir apa yang saya dapat tapi apa yang bisa saya berikan.
Dalam acara pembinaan itu dihadiri oleh semua guru yang berjumlah 23 orang per maret ini dengan serius dan antusias karna dari penyampaian materi tidak kurang dari 8 orang peserta yang bertanya kepada narasumber betapa pentingnya peran guru yang professional dalam pendidikan, beliau juga menambahkan “ bahwa hendaknya guru hanya berfikir bagaimana ilmunya bisa masuk ke murid dengan baik itu saja, sedang yang lain itu urusannya kepala lembaga/ sekolah itu.( memfasilitasi dengan baik ) “ kalau sudah demikian ingsyaAllah akan bagus dampaknya pada semuanya.
Acara diakhiri dengan doa dan pembagian seragam yang di motori / inisiatif dari guru2 sendiri.. Dan ingsyaAllah ada rencana untuk study tour dari guru Bantu yatim ke MEC dan Pusat supaya mengetahui lebih dalam tentang Yatim Mandiri, MEC dan yang berkaitan dengannya,semoga lebih baik dan betul betul professional Amien..
PENTAS SENI PLUS SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN 438 ANAK YATIM
Yayasan Yatim Mandiri Pasuruan mengadakan pentas seni (sholawat, puisi, dan da’i ) anak-anak yatim Se-Pasuruan sekaligus penyaluran Bantuan Dana Pendidikan (BDP) periode XIX, di Gedung Gradika Pasuruan Ahad (21/2).
Dana BDP yang disalurkan sebesar Rp. 94.414.500. untuk 438 anak yatim Se- Pasuruan. Hadir dalam acara tersebut Kadin Pendidikan Kota Pasuruan Drs. Bashori Alwi MPd. Yang mewakili Walikota Pasuruan. H. Ismail S.Ag (staf Depag kota mewakili Kandepag kota), ketua pengurus Yayasan Yatim Mandiri Moch. Hasyim serta perwakilan donatur Yatim mandiri diantaranya M. Hatta (Staf IT kantor Pos Pasuruan) dan Moch. Fatkhur Rozi (PT. Sasa Inti Gending) Probolinggo, pengasuh dan sebagian guru bantu serta anak yatim yang mewakili.
Dalam sambutannya, Drs. Bashori Alwi MPd. Mengatakan pendidikan itu sangat penting bagi semua anak apalagi bagi anak yatim yang harus dan bisa memberikan yang terbaik untuk diri dan semua lingkungannya. “ Kalau bukan kita siapa lagi, dan terima kasih untuk Yatim Mandiri dan donatur karena secara tidak langsung bisa membantu pemerintah setempat,” tutur Bashori Alwi.
Sementara itu, Ketua Yayasan Yatim Mandiri Moch. Hasyim mengatakan, BDP kali ini lain, karna sudah menjangkau anak-anak yatim di 5 propinsi (Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, DIY. Yogyakarta ) dengan nominal cukup fantastis,yaitu total sebesar Rp. 8 M. Semoga ini bisa membuat semangat kita tambah baik, amanah, dan bukan besarnya angka tapi besarnya yang di terima Yatim,” ungkap Abi Hasyim.
Dana BDP yang disalurkan sebesar Rp. 94.414.500. untuk 438 anak yatim Se- Pasuruan. Hadir dalam acara tersebut Kadin Pendidikan Kota Pasuruan Drs. Bashori Alwi MPd. Yang mewakili Walikota Pasuruan. H. Ismail S.Ag (staf Depag kota mewakili Kandepag kota), ketua pengurus Yayasan Yatim Mandiri Moch. Hasyim serta perwakilan donatur Yatim mandiri diantaranya M. Hatta (Staf IT kantor Pos Pasuruan) dan Moch. Fatkhur Rozi (PT. Sasa Inti Gending) Probolinggo, pengasuh dan sebagian guru bantu serta anak yatim yang mewakili.
Dalam sambutannya, Drs. Bashori Alwi MPd. Mengatakan pendidikan itu sangat penting bagi semua anak apalagi bagi anak yatim yang harus dan bisa memberikan yang terbaik untuk diri dan semua lingkungannya. “ Kalau bukan kita siapa lagi, dan terima kasih untuk Yatim Mandiri dan donatur karena secara tidak langsung bisa membantu pemerintah setempat,” tutur Bashori Alwi.
Sementara itu, Ketua Yayasan Yatim Mandiri Moch. Hasyim mengatakan, BDP kali ini lain, karna sudah menjangkau anak-anak yatim di 5 propinsi (Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, DIY. Yogyakarta ) dengan nominal cukup fantastis,yaitu total sebesar Rp. 8 M. Semoga ini bisa membuat semangat kita tambah baik, amanah, dan bukan besarnya angka tapi besarnya yang di terima Yatim,” ungkap Abi Hasyim.
SELAMAT DAN SUKSES
Selamat dan sukses atas terselenggaranya Penyerahan Bantuan Dana Pendidikan ( BDP) Rabu ( 10/ 3).sebesar Rp. 8,1 Miliar untuk 15.937 anak yatim tahun 2010 dari keseluruhan dana Yayasan Yatim Mandiri yang ada di 5 propinsi. Serta Penandatanganan Kerja sama Kemitraan Pola Kepengasuhan Anak Yatim Berbasis Keluarga, antara kementerian Sosial RI. Dan Yayasan Yatim Mandiri di Gedung Auditorium Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI .yang diikuti semua Pengurus, Pembina,Kepala Cabang dan donator serta yatim di Jakarta. Pada hari itu juga di hadiri Tamu khusus yaitu Menteri Sosial RI. Dr. H. Salim Segaf Al-Jufri MA. Sebagai penerima penandatanganan program tersebut juga dihadiri artis berjilbab dari Ibukota Jakarta mbak Rina Gunawan yang di angkat sebagai bunda yatim, yang memang bersamaan dengan acara launching BDP Yatim Mandiri tahun 2010.
PAHAMI MURID DAN HADAPI DENGAN IKHLAS
Yatim Mandiri Pasuruan mengadakan pembinaan guru panti di panti asuhan Al Amien, Jatigunting Wonorejo, Pasuruan. Slasa (2/2) Tampil sebagai pemberi materi pembinaan Ustadz Syuhada’ Zein. Pengasuh panti asuhan Al Lathifiyyah, GondangWetan Pasuruan. Dalam materinya di hadapan 21 orang guru bantu Ustadz Syuhada mengatakan, siapapun orangya dan apapun bidangnya lebih-lebih seoarang guru harus memiliki 3 jurus. Pertama : Harus paham dengan product knowledgenya
Yakni yang dihadapi dan materi yang diberikan, sehingga informasi yang diberikan benar-benar bermanfaat dan mengena. Kedua harus ikhlas dan hanya mengharap ridha Allah. Ketiga,menata niat dengan baik, alias mempunyai visi yang jelas. “ semoga dengan tiga jurus ini segala pekerjaan kita lebih baik dan mendapat balasan yang berlipat-lipat nantinya,”. Tambah Ustadz Syuhada’ zein
Sementara itu pembinaan guru sebulan sekali itu dirasakan manfaatnya oleh para guru. Salah satunya ustadz Nur Rohman dari panti asuhan As Sa’diyyah “ sebelum ada pembinaan seperti ini, banyak permasalahan pendidikan, panti atau yang lain yang belum terselesaikan, tapio sekarang Alhamdulillah menjadi ringan,” tuturnya
Rabu, 23 Juni 2010
AKHIRI 2009 DENGAN 2 KUNJUNGAN
Di penghujung TH 2009 ini Yayasan Yatim Mandiri Pasuruan menyempatkan, menyalurkan dan mengunjungi Dua (2) panti asuhan untuk menerima uang saku dan Qur’an terjemah titipan dari donatur, Pertama Sabtu 12/12/09 di panti Asuhan Al-latifiyyah Gondangwetan yang di asuh oleh Ust Syuhada’ Zein yang mayoritas anak yatimnya perempuan itu, respon beliau dan semua jajaran pengurus panti Al Latifiyyah sangat senang beliau mengatakan “sangat senang dengan adanya Yatim mandiri di Pasuruan karna bisa membantu panti dan meringankan beban panti, acara kunjungan jadi meriah karna di isi dengan kuis yang membuat suasana kunjungan menjadi ukhuwah yang dekat, terimakasih atas bantuan guru, saku, quran dan sosisnya moga tambah besar dan amanah.
Kedua, Sabtu 26/12/09 kunjungan ke panti Hidayatul Mubtadi’ien ketapan pekoren Rembang Rombongan Yatim mandiri Pasuruan disambut hangat oleh Ust. Khamim selaku wakil pengasuh yaitu Ust. Makhrus Aly yang waktu itu ada agenda lain sehingga tidak bisa mengikuti acara kunjungan yatim mandiri, panti yang pernah di kunjungi raja dangdut H. Rhoma irama dan Dai sejuta ummat KH. Zainuddin MZ. ini kebetulan pengasuhnya adalah forum Komunikasi panti se Pasuruan, harapannya semoga kunjungan ini bisa menjadi jembatan yang kuat untuk masyarakat lebih dan tambah percaya kepada Yatim Mandiri Pasuruan, terang Muslichudin S.Ag Kepala Cabang Yatim mandiri Pasuruan.
Dalam Sambutannya Ust. Khamim selaku wakil dari pengasuh sekaligus duta guru panti beliau menyampaikan “ sangat berterimakasih sekali kepada yatim mandiri atas semua kerjasamanya dalam membantu dan memandirikan yatim saat ini bantuan yang sudah diterima yaitu ; guru Bantu, uang saku, BDP, qurban / sosis, qur’an dan buka bersama semoga semua hajatnya donatur dan yatim mandiri semuanya dikabulkan Allah SWT. Menanggapi semua itu Kepala cabang Yatim Mandiri Pasuruan Muslichudin S. Ag mengatakan terimakasih atas doanya semoga tahun depan tambah bagus dan sukses. Acara kunjungan yang juga diselingi kuis itu diakhiri dengan pembagian qur’an dan uang saku secara formal semoga bermanfaat.
Kedua, Sabtu 26/12/09 kunjungan ke panti Hidayatul Mubtadi’ien ketapan pekoren Rembang Rombongan Yatim mandiri Pasuruan disambut hangat oleh Ust. Khamim selaku wakil pengasuh yaitu Ust. Makhrus Aly yang waktu itu ada agenda lain sehingga tidak bisa mengikuti acara kunjungan yatim mandiri, panti yang pernah di kunjungi raja dangdut H. Rhoma irama dan Dai sejuta ummat KH. Zainuddin MZ. ini kebetulan pengasuhnya adalah forum Komunikasi panti se Pasuruan, harapannya semoga kunjungan ini bisa menjadi jembatan yang kuat untuk masyarakat lebih dan tambah percaya kepada Yatim Mandiri Pasuruan, terang Muslichudin S.Ag Kepala Cabang Yatim mandiri Pasuruan.
Dalam Sambutannya Ust. Khamim selaku wakil dari pengasuh sekaligus duta guru panti beliau menyampaikan “ sangat berterimakasih sekali kepada yatim mandiri atas semua kerjasamanya dalam membantu dan memandirikan yatim saat ini bantuan yang sudah diterima yaitu ; guru Bantu, uang saku, BDP, qurban / sosis, qur’an dan buka bersama semoga semua hajatnya donatur dan yatim mandiri semuanya dikabulkan Allah SWT. Menanggapi semua itu Kepala cabang Yatim Mandiri Pasuruan Muslichudin S. Ag mengatakan terimakasih atas doanya semoga tahun depan tambah bagus dan sukses. Acara kunjungan yang juga diselingi kuis itu diakhiri dengan pembagian qur’an dan uang saku secara formal semoga bermanfaat.
Kamis, 03 Desember 2009
SAKU & QUR’AN YATIM PERDANA DI PROBOLINGGO
Yayasan Yatim Mandiri Cabang Pasuruan siang itu pertama kali ( perdana ) berkunju ng di salah satu Panti Asuhan kota Probolinggo tepatnya di Panti Asuhan Nahdlotul Ulama’ Jl. Hasyim Asyari no. 27 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Panti yang berdiri 05 – Agustus – 1988 ( 21 ) tahun yang lalu ini di Asuh oleh Bp. Su’udi dan ibu Romlah yang kebetulan suami istri ini memang bertekad membantu anak-anak yatim dan anak-anak yang kurang mampu dan terlan tar yang ada di sekitar . Sabtu ( 28/11/09)
Kunjungan Si Dul ( Sayang yatIm Dengan Uang saku Langsung ) yang perdana di panti Probolinggo ini, dipimpin oleh Kepala Cabang Yatim Mandiri Pasuruan Muslichudin SAg, akan tetapi beliau berhalangan karna harus mengikuti seminar FOZ di Surabaya sehingga acara rombongan kunjungan ke panti tetap berlanjut dengan di wakili dan di ikuti oleh staf lapangan ( Zis Consultant ) dan Support System (Data) itu berjalan dengan lancar walau agak siang karna memang jarak tempuh Pasuruan – Probolinggo memang cukup jauh.
Dalam Proses kunjungan, sambutan yang di berikan Panti Nahdlotul Ulama kepada Yayasan Yatim Mandiri walau belum pernah bertemu,sambutannya sangat senang sekali atas kedatangan serta bantuan yang di berikan Yayasan Yatim Mandiri kepada Panti Nahdlotul Ulama, “ semoga semua yang diberikan menjadi lebih bermanfaat ke pada yatim dan menjadi amalnya para donatur dan semoga Yatim Mandiri lebih di percaya di Pasuruan atau di Probolinggo. Amien.. terang Bp. Su’udi dan bu. Romlah selaku pengasuh panti yang anak yatimnya berjumlah 43 dengan rincian SD = 25 SMP = 10, SMU = 15, dan PT = 3
Sedangkan dari Yayasan Yatim Mandiri diwakili oleh Arik sebagai MC dan Zuhri sebagai sambutan menyampaikan “ semoga acara kunjungan perdana ini menjadi awal yang baik untuk semuanya khususnya masyarakat dan anak yatim Probolinggo, karna program-program Yatim Mandiri memang konsen ke yatim yaitu sbb: Program saku (kunjungan), Program OTA (Bantuan Dana Pendidikan), Program Guru Bantu, Pro gram Qur’an, Pengadaan Mobil Sehat, Program Pusdiklat ( MEC ) semoga semua program-program ini dapat di serap adik-adik yatim di Probolinggo dan apa yang Yatim Mandiri berikan semoga bermanfaat dan banyak panti yang mengikuti serta maaf kalau ada kekurangan kami dalam semua hal dan terima kasih atas sambutan, do’a serta kepercayaannya “.
Acara kunjungan yang juga diisi dengan kuis dan Tanya jawab itu di akhiri dengan do’a dari pihak panti yang dipimpin Ust. Su’udi selaku pengasuh panti dan pembagian uang saku qur’an yatim secara simbolis.
Langganan:
Postingan (Atom)





